[ Back ]     [ Comments ]     [ Print ]

News Admin
 
Date
 21/07/2020
News Provider
 Siti Safura Masiron
News Source
 industri.kontan.co.id
Headline
 Ada corona, investasi penambahan kapasitas produksi biodiesel berpotensi terhambat


20.07.2020 (industri.kontan.co.id) - KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi investasi penambahan kapasitas produksi sebanyak 3,5 juta kiloliter dari sejumlah produsen biodiesel eksisting dan pemain baru berpotensi terhambat. Tantangan utama berasal dari terganggunya lalu lintas manusia di tengah situasi pandemi corona (covid-19).



Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengatakan, instalasi mesin produksi tambahan membutuhkan peran serta tenaga asing dari beberapa negara seperti Malaysia dan negara-negara Eropa.



Oleh karenanya, mobilitas tenaga asing yang terganggu di tengah pandemi turut menghambat realisasi penambahan kapasitas produksi. “Jadi banyak pabrik yang sudah siap untuk dibangun, tapi mesinnya tidak bisa dipasang karena kesulitan tenaga ahli dari asing,” kata Paulus ketika dihubungi Kontan.co.id pada Senin (20/7).



Sedikit informasi, investasi penambahan kapasitas produksi biodiesel sebesar 3,5 juta kiloliter berasal dari 4 pelaku industri yang terdiri dari produsen biodiesel lama serta pemain baru yang ingin melakukan investasi baru.



Penambahan kapasitas produksi tersebut mulanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan biodiesel yang diperkirakan naik sekitar 3,2 juta kiloliter setelah program bauran bahan bakar biodiesel sebanyak 40% (B40) semula rencananya diterapkan tahun depan.



Maklum, kemampuan produksi produsen biodiesel sudah mendekati batas maksimal. Dari total kapasitas produksi terpasang sebesar 11,6 juta kiloliter biodiesel per tahun, utilisasi produksi produsen biodiesel sudah mencapai 10 jutaan kilolliter per tahun. 



Sementara itu, sisa kapasitas yang belum terpakai tidak bisa diutilisasi sepenuhnya lantaran adanya  kebutuhan untuk penghentian produksi untuk keperluan perawatan mesin, pencucian mesin, dan sebagainya.



Saat ini, pelaku Aprobi tengah melakukan pendekatan kepada sejumlah instansi berwenang seperti misalnya Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal serta sejumlah instansi lainnya untuk mengupayakan agar tenaga asing yang dibutuhkan untuk keperluan instalasi mesin bisa masuk ke Indonesia.



Sembari hal tersebut dilakukan, proses uji lab dan uji keekonomian bahan bakar B40 terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. “Saya belum tahu berapa target penambahan kapasitas produksi yang bisa terealisasi sampai akhir tahun, karena saat ini sedang diupayakan tidak terhambat,” ujar Paulus.



https://industri.kontan.co.id/news/ada-corona-investasi-penambahan-kapasitas-produksi-biodiesel-berpotensi-terhambat



ECONOMICS & INDUSTRY DEVELOPMENT DIVISION
Malaysian Palm Oil Board ( MPOB ) Lot 6, SS6, Jalan Perbandaran, 47301 Kelana Jaya, Selangor Darul Ehsan, MALAYSIA.
Tel : 603 - 7802 2800 || Fax : 603 - 7803 3533