[ Back ]     [ Comments ]     [ Print ]

News Admin
 
Date
 23/07/2020
News Provider
 Siti Safura Masiron
News Source
 www.wartaekonomi.co.id
Headline
 Soal Green Energy, Kelapa Sawit Paling Mengerti!


22.07.2020 (www.wartaekonomi.co.id) - WE Online, Jakarta - Sebagai negara dengan potensi sumber daya alam yang luar biasa, Indonesia masih saja memiliki dependensi yang tinggi terhadap bahan bakar fosil. Padahal, bahan bakar fosil merupakan salah satu sumber penyumbang pencemaran udara dan emisi gas rumah kaca (GRK) terbesar secara global.



Untuk meminimalisasi kondisi tersebut, Pemerintah Indonesia terus berupaya mengembangkan bahan bakar ramah lingkungan berbasis kelapa sawit, yang merupakan komoditas paling strategis dan multifungsi dibandingkan komoditas minyak nabati lainnya.



Tidak hanya cukup dengan implementasi bahan bakar dari campuran solar dan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebanyak 30 persen (B30) di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian ESDM juga terus mendorong pengembangan bahan bakar nabati (green fuel) berbasis sawit tersebut.



Direktur Bioenergi, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan uji coba B40 dan pengembangan green fuel yang nantinya diharapkan dapat menghasilkan Green Diesel (D100), Green Gasoline (G100), dan Green Jet Avtur (J100) yang berbasis minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO).



"Pemerintah tengah menggandeng PT Pertamina untuk melakukan pengembangan green fuel di kilang-kilang Pertamina yang berada di sentra produksi sawit, baik secara co-processing di kilang-kilang eksisting, maupun ke depannya dengan pembangunan kilang baru (stand alone) yang didedikasikan untuk green fuel. Produk green fuel ini mempunyai karakterisitik yang mirip dengan bahan bakar berbasis fosil, bahkan untuk beberapa parameter kualitasnya jauh lebih baik dari bahan bakar berbasis fosil fuel," terang Feby.



Perlu dicatat bahwa co-processing merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memproduksi green fuel melalui proses pengolahan bahan baku minyak nabati dengan minyak bumi secara bersamaan.



https://www.wartaekonomi.co.id/read295968/soal-green-energy-kelapa-sawit-paling-mengerti



ECONOMICS & INDUSTRY DEVELOPMENT DIVISION
Malaysian Palm Oil Board ( MPOB ) Lot 6, SS6, Jalan Perbandaran, 47301 Kelana Jaya, Selangor Darul Ehsan, MALAYSIA.
Tel : 603 - 7802 2800 || Fax : 603 - 7803 3533